PCA MTK Ngampilan Gelar PARN MTK Songsong Ramadan 1447 H




Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Ngampilan menyelenggarakan kegiatan Pengajian Awal Ramadan Nasional (PARN) MTK pada Jumat, 20 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Taqwa Suronatan dan diikuti oleh 25 peserta.

PARN MTK dihadiri oleh jajaran Pimpinan Harian (PH) PCA Ngampilan, di antaranya Prof. Adhianty Nurjanah dan Ibu Dafanah, Pengurus PCA MTK, perwakilan PRA MTK, serta Tim Muballighat. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Majidah, Lc., MA dengan tema “Songsong Ramadan dengan Penguatan Ibadah.”

Dalam paparannya, pemateri menekankan bahwa Rasulullah SAW telah mempersiapkan Ramadan sejak bulan Rajab dan Sya’ban, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Bulan Rajab dijelaskan sebagai bulan haram yang mulia, momentum yang tepat untuk memperbanyak taubat, memohon ampunan Allah SWT, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Pada bulan ini pula terjadi peristiwa besar Isra’ Mi’raj yang menandai diturunkannya perintah salat lima waktu. Rajab juga menjadi fase refleksi atas berbagai ujian dakwah Rasulullah, seperti wafatnya istri dan paman beliau serta tantangan dakwah di Thaif.

Selanjutnya, bulan Sya’ban dipahami sebagai bulan “penambal” atau penguat, yakni masa pemanasan menjelang Ramadan. Rasulullah SAW memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini sebagai bentuk latihan fisik dan spiritual. Beberapa peristiwa penting pada bulan Sya’ban antara lain perpindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram setelah doa panjang Rasulullah selama tiga tahun, anjuran memperbanyak shalawat kepada Nabi, serta diangkatnya amal-amal manusia, yang menjadi alasan Rasulullah SAW memperbanyak puasa.

Pemateri juga mengulas tradisi masyarakat menjelang Ramadan seperti sadranan dan padusan. Dijelaskan bahwa Muhammadiyah memandang tradisi sebagai hal yang boleh dilakukan selama tidak bertentangan dengan syariat Islam, seperti meminta doa kepada orang yang telah meninggal atau meyakini kekeramatan makam. Penekanan diberikan pada niat dan pemahaman agar tradisi tidak dimaknai sebagai ibadah yang tidak memiliki dasar dalil.

Dalam penutup materinya, Majidah, Lc., MA menyampaikan beberapa langkah penting dalam menyiapkan Ramadan, antara lain memperkuat iman yang dapat bertambah dan berkurang, menyusun agenda amal ibadah khususnya interaksi dengan Al-Qur’an hingga memahami maknanya, memperbanyak infak dan sedekah—terutama memberi buka puasa—melaksanakan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir, menuntut ilmu agar ibadah sesuai tuntunan, serta membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Melalui kegiatan PARN MTK ini, PCA MTK Ngampilan berharap jamaah semakin siap menyambut Ramadan dengan ibadah yang lebih berkualitas dan bermakna sesuai tuntunan Islam.


#PARNMTKNgampilan
#SongsongRamadhan
#AisyiyahNgampilan
#MTKAisyiyah
#RamadhanBerkualitas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Perempuan Mengaji PCA Ngampilan